fbpx

Tiongkok Sepakat Meningkatkan Impor Barang dan Jasa dari Amerika Serikat

0

Tiongkok memutuskan untuk sepakat meningkatkan impor barang dan jasa dari Amerika Serikat agar defisit perdagangan di antara kedua negara tersebut dapat dikurangi. Perjanjian ini tidak begitu saja mengakhiri ketegangan antara Tiongkok dan AS, namun merupakan langkah yang cukup besar bagi kedua negara tersebut.

Beijing dan Washington sepakat akan terus membicarakan langkah-langkah di mana Tiongkok akan mengimpor lebih banyak energi dan komoditas pertanian dari Amerika Serikat untuk menutup defisit perdagangan barang dan jasa AS senilai 335 miliar dolar.

Meski begitu, beberapa hari sebelumnya, kedua belah pihak masih saling silang pendapat mengenai klaim yang dilemparkan penasehat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, bahwa China akan memangkas defisit perdagangan dengan AS senilai USD200 miliar per tahun.

Defisit perdagangan antara kedua negara telah lama menjadi duri dalam hubungan China-AS . Data Departemen Perdagangan AS baru-baru ini menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara pembelian China dari AS dan sebaliknya mencapai rekor baru di 2017, yakni lebih dari USD375 miliar.

Terlepas dari itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa hubungannya dengan Presiden China Xi Jinping tidak akan berubah kendati kedua belah pihak terlibat dalam perselisihan dagang yang panas. “Presiden Xi dan saya akan selalu berteman, tak peduli apa yang terjadi dalam perselisihan perdagangan kami,” cuit Trump April lalu.

Share.

About Author

Leave A Reply

WhatsApp us