RBA Mempertahankan Kebijakan Suku Bunga Tidak Berubah

Sesuai dengan yang diperkirakan oleh para ekonom dan pelaku pasar sebelumnya, Reserve Bank of Australia (RBA) tetap mempertahankan kebijakan suku bunga di kisaran 0.10% dalam rapat kebijakan pertama di tahun ini, meskipun data ketenagakerjaan dan inflasi Australia berada di level yang cukup kuat dalam beberapa bulan terakhir.

Pasca pengumuman kebijakan suku bunga, pergerakan Dollar Australia menunjukkan kinerja awal yang kuat terhadap greenback, sebelum pada akhirnya keputusan tersebut sedikit diabaikan oleh para pelaku pasar keuangan sehingga penguatan Aussie sedikit goyah.

Selain itu RBA juga memperpanjang program pembelian obligasi pemerintah senilai A$ 100 milliar, yang mana program ini direncanakan berlanjut setelah tenggat waktu awal berakhir di bulan April mendatang.

Bank sentral Australia juga memperkenalkan langkah-langkah untuk meningkatkan pasar pinjaman swasta senilai A$ 5 milliar per minggu sehingga pasar perumahan Australia telah mendapat keuntungan dari langkah tersebut, namun pertumbuhan kredit investor dan bisnis dinilai tetap lemah.

Reserve Bank of Australia juga menegaskan kembali bahwa laju inflasi masih lemah dan tetap berada di bawah target, sehingga untuk tahun ini indeks harga konsumen inti diharapkan berada di angka 1.25% dan 1.50% di tahun depan.

Selama beberapa bulan terakhir harga konsumen telah berada di laju yang lebih kuat dari perkiraan, dan terkait akan hal tersebut pihak bank sentral telah menjelaskan bahwa mereka akan tetap menahan suku bunganya hingga terjadi kenaikan yang berkelanjutan sampai dengan target inflasi di 2-3% mampu tercapai.

Hasil pertemuan kebijakan RBA juga mencatat kenaikan di pasar tenaga kerja yang terjadi baru-baru ini dan tren kenaikan diperkirakan akan terus berlanjut.

Sebelumnya dilaporkan bahwa tingkat pengangguran Australia mencatat penurunan menjadi 6.6% dari 6.8% di bulan Desember, menyusul tingkat partisipasi kerja yang mengalami peningkatan.

Saat ini para pembuat kebijakan RBA terus mengawasi kasus infeksi Covid-19 serta potensi dampak dari penundaan peluncuran vaksin atau faktor negatif lainnya yang terkait dengan pandemi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp us