Jepang Mempertimbangkan Insentif Pajak Terhadap Rencana Digitalisasi dan Emisi Zero Carbon

Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang memulai perdebatan pada Kamis tentang insentif pajak tahun fiskal berikutnya untuk membantu Perdana Menteri Yoshihide Suga mendorong agendanya tentang digitalisasi dan emisi zero carbon yang didukung juga oleh investasi sektor swasta.

Insentif tersebut diharapkan dapat membantu mengubah ekonomi terbesar ketiga di dunia itu mengurangi stimulus pemerintah yang berat dan kembali ke pertumbuhan berkelanjutan yang dipimpin sektor swasta setelah mengalami rekor kemerosotan akibat pandemi COVID-19 pada April-Juni.

“Kita harus membahas bagaimana membangun sistem perpajakan yang menanggapi seruan perdana menteri untuk digitalisasi dan masyarakat hijau, yang merupakan pilar era baru dengan corona dan pasca-corona,” kata ketua komisi pajak LDP Akira Amari dalam pertemuannya.

Amari, mantan menteri ekonomi yang dekat dengan perdana menteri, mengarahkan perdebatan di panel pajak, yang akan menyusun revisi kode pajak tahunan bulan depan untuk tahun fiskal berikutnya mulai April.

Perdana menteri telah menetapkan digitalisasi dan kebijakan lingkungan sebagai acuan dari strategi pertumbuhannya, dengan tujuan untuk mempercepat inovasi dan investasi dalam energi terbarukan dan transformasi digital.

Komisi pajak juga mempertimbangkan untuk memperpanjang keringanan pajak untuk kendaraan rendah emisi serta hipotek rumah untuk merangsang konsumsi swasta yang terpukul parah oleh krisis kesehatan.

Pemotongan pajak diharapkan menargetkan baterai lithium-ion generasi berikutnya yang digunakan untuk kendaraan listrik karena biaya baterai yang lebih rendah dapat membantu kendaraan listrik menggantikan mobil bensin, media dalam negeri melaporkan.

Suga mengumumkan rencananya bulan lalu untuk memangkas gas rumah kaca menjadi nol pada tahun 2050 dan menjadi masyarakat netral karbon, dalam perubahan ambisius dari sikap Jepang sebelumnya yang bertujuan untuk netral karbon pada paruh kedua abad ini.

Dia berharap transformasi digital akan merampingkan proses bisnis dan pemerintahan serta menghidupkan kembali pertumbuhan yang lesu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp us