PBOC: Tidak Akan Terburu-buru Dengan Perubahan Kebijakan

Bank sentral China akan mempertimbangkan perubahan kebijakan saat ekonomi pulih, tetapi tidak akan membuat langkah tergesa-gesa dan perubahan apa pun akan didasarkan pada penilaian ekonomi yang akurat, seorang wakil gubernur People’s Bank of China (PBOC) mengatakan pada hari Jumat.

Liu Guoqiang mengatakan pemulihan ekonomi China berada pada pijakan yang kokoh karena pengendalian virus negara yang efektif dan langkah-langkah kebijakan untuk mendukung pertumbuhan.

“Kami juga harus mempertimbangkan langkah kebijakan selanjutnya. Penyesuaian kebijakan harus didasarkan pada penilaian akurat dari situasi ekonomi dan tidak dapat membuat langkah tergesa-gesa,” kata Liu dalam sebuah penjelasan singkat.

“Untuk mendukung ekonomi, lembaga keuangan China menyerahkan keuntungan 1.25 triliun yuan ($ 188.65 miliar) pada Januari-Oktober dengan menurunkan suku bunga dan biaya. Saat ini berada di jalur yang tepat untuk mencapai target yang diharapkan sebesar 1.5 triliun yuan tahun ini,” kata Liu.

Sun Guofeng, kepala departemen kebijakan moneter PBOC, mengatakan pada penjelasan yang sama bahwa suku bunga China saat ini sesuai dan kebijakan moneter akan lebih fleksibel.

PBOC telah meluncurkan langkah-langkah sejak Februari, termasuk pemotongan suku bunga pinjaman, rasio persyaratan cadangan bank (RRR) dan dukungan yang ditargetkan untuk perusahaan yang terkena virus seperti pinjaman murah. Tetapi analis mengatakan bank sentral sekarang telah bergeser ke sikap yang lebih stabil karena ekonomi rebound.

Ekonomi China tumbuh 4.9% pada kuartal ketiga dari tahun sebelumnya karena konsumen mengabaikan kewaspadaan virus corona mereka, meskipun beberapa risiko, termasuk dari pandemi dan ketegangan dengan Amerika Serikat, tetap ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp us