Dollar Menjadi Favorit Saat Ini, Sentimen Risk Aversion Berlaku

Dollar AS sedikit terkoreksi dan membalikkan sebagian kenaikan semalam di awal perdagangan Eropa Jumat ini. Tetapi dollar AS masih tetap menjadi favorit karena sentimen risk aversion atau penghindaran risiko masih mendominasi pasar, di tengah meningkatnya ketegangan AS-China.

Indeks Dollar AS, yang melacak kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, berada di 100.365 turun 0.1% setelah sebelumnya mencapai level tertinggi tiga minggu.

Presiden AS Donald Trump meningkatkan ketegangan dengan China dalam sebuah wawancara dengan Fox Business Network pada hari Kamis, yang menyatakan bahwa dia kecewa dengan kegagalan China untuk menahan penyebaran virus corona. Kondisi ini telah mengacaukan kesepakatan perdagangan antara kedua negara. Dia menyayangkan hal ini dapat memutuskan hubungan.

“Tidak dapat dikesampingkan bahwa dia akan menarik diri dari perjanjian perdagangan fase-satu dan mulai mengenakan tarif tinggi ke China,” kata analis dari Danske Bank, dalam sebuah catatan kepada para investor.

“Trump akan mengambil risiko untuk melukai ekonomi lebih jauh serta membahayakan suara petani penting di negara-negara bagian AS jika China menarik komitmen untuk melakukan pembelian pertanian. Tetapi di sisi lain, dia dapat memperoleh keuntungan politis dari mengambil sikap keras terhadap China.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp us