Westpac: Tingkat Pengangguran Australia Diperkirakan Melambung 11.1% Pada Q2

Tingkat pengangguran di Australia akan melonjak dalam tiga bulan ke depan ke level tertinggi sejak puncak era resesi pada tahun 1992 karena ekonomi akan mengalami kontraksi yang parah, menurut Bill Evans dari Westpac Banking Corp.

“Gangguan ekonomi akan menjadi lebih besar ketika pemerintah bergerak untuk mengatasi tantangan kesehatan yang sangat besar yang dihadapi bangsa ini sekarang,” kata kepala ekonom itu dalam sebuah catatan penelitian pada hari Selasa. “Meskipun telah merilis perkiraan baru pada minggu lalu, kami sekarang merevisi perkiraan tersebut mengingat keadaan luar biasa saat ini.” dengan sebelumnya memperkirakan tingkat pengangguran sebesar 7%.

Evans memperkirakan 814,000 kehilangan pekerjaan pada kuartal kedua dan akan mengangkat pengangguran menjadi 11.1% dan ekonomi akan mengalami kontraksi 3.5% pada periode tersebut. Produk domestik bruto Australia naik 2.2% dalam tiga bulan terakhir tahun 2019 dari tahun sebelumnya data terbaru dan tingkat pengangguran turun menjadi 5.1% pada bulan Februari.

Australia sedang memperjuangkan untuk menghentikan penyebaran virus corona dengan pemerintah menutup perbatasan untuk yang bukan warga negara dan memerintahkan layanan yang tidak penting seperti pub dan gym ditutup. Serta telah meluncurkan dua paket stimulus fiskal dan RBA memangkas suku bunga menjadi 0.25% dan memprakarsai target imbal hasil obligasi pemerintah untuk menurunkan tingkat bebas risiko di seluruh perekonomian.

Evans mengatakan pemulihan pada kuartal ketiga diperkirakan menjadi lambat dan melihat tingkat pengangguran tetap pada 11% dan PDB masih menyusut 0.3%.

Pemulihan akan datang dalam tiga bulan terakhir di tahun 2020, katanya, karena penutupan dan pembatasan perjalanan dikurangi. Westpac memperkirakan akan kembali 350,000 pekerjaan dengan pengangguran turun menjadi 8.8% dan PDB naik menjadi 1.6% pada kuartal keempat.

Secara keseluruhan, sepanjang tahun, Westpac memperkirakan PDB 2020 akan berkontraksi 3%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp us