Hong Kong Bersiap Kembali Unjuk Rasa Jelang 70 Tahun Berdirinya RRC

Hong Kong bersiap kembali untuk unjuk rasa pro-demokrasi yang cenderung meningkat di wilayah yang diperintah China menjelang peringatan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China (RRC) pada hari Selasa.

Ribuan orang diperkirakan akan melakukan demonstrasi di pusat kota pada Sabtu malam setelah pihak berwenang memberikan izin untuk pertemuan di Tamar Park, di sebelah markas dewan legislatif Hong Kong. Pusat keuangan Asia menandai ulang tahun kelima pekan ini dari dimulainya protes “Umbrella”, serangkaian demonstrasi pro-demokrasi pada tahun 2014 yang gagal merebut konsesi dari Beijing.

Tetapi protes terbesar kemungkinan terjadi pada hari nasional 1 Oktober, dengan pengunjuk rasa mengatakan mereka berencana untuk menggunakan liburan mendorong seruan demokrasi yang lebih besar di panggung internasional dan mempermalukan penguasa politik di Beijing.

Para aktivis merencanakan rapat umum dari Victoria Park di distrik Causeway Bay yang ramai menuju Chater Garden dekat markas pemerintah.

Perayaan resmi telah dikurangi, dengan pihak berwenang ingin menghindari dari aksi yang dapat memalukan Beijing pada saat Presiden Xi Jinping berusaha untuk memproyeksikan citra kekuatan dan persatuan nasional.

Demonstrasi pro-Beijing juga direncanakan di kota itu. Hal ini dapat meningkatkan prospek bentrokan.

Hong Kong telah bergolak oleh demonstrasi yang keras selama berbulan-bulan, dengan pengunjuk rasa memblokir jalan dan merusak stasiun metro dan polisi anti huru hara menembakkan gas air mata, semprotan merica, dan meriam air di kerumunan.

Dipicu oleh undang-undang – sejak ditarik – yang akan memungkinkan ekstradisi tersangka penjahat ke China daratan, protes sejak itu berkembang menjadi gerakan pro-demokrasi yang lebih luas.

Massa meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah menjebak pemimpin kota Carrie Lam di sebuah stadion selama berjam-jam pada hari Kamis setelah dia mengadakan “dialog terbuka” pertamanya dengan orang-orang dalam upaya untuk memadamkan kerusuhan. Lebih dari empat jam setelah pembicaraan berakhir, konvoi yang membawa Lam dan pejabat senior lainnya meninggalkan daerah itu di bawah penjagaan polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp us