Emas Jatuh Antisipasi Pemangkasan Suku Bunga Fed 25 Bps

Pergerakan harga emas bergerak ke level tinggi, mencapai level tertinggi enam tahun pada perdagangan hari Jumat. Namun jatuh karena aksi profit taking investor dan antisipasi keputusan Fed memangkas suku bunga.

Pejabat Federal Reserve Kamis lalu, mengejutkan pasar dengan komentar agresif atas langkah dovishnya pada kebijakan moneter sehingga pasar emas merespon pernyataan yang dibuat oleh Presiden FED New York John Williams seorang yang berpengaruh pada Kamis sore dengan lonjakan bullish yang solid. Dia menyarankan bahwa Fed harus lebih agresif dalam tindakan kebijakan moneternya untuk mencegah perlambatan ekonomi AS. Itu membuat beberapa pengamat pasar percaya bahwa Fed bisa melakukan pemotongan suku bunga 0.5% pada pertemuan FOMC akhir Juli.

Namun beberapa waktu kemudian, Federal Reserve mencoba untuk “membalikkan” komentar Williams. Melalui Presiden Fed St Louis James Bullard pada hari Jumat mengatakan penurunan suku bunga 0.25% dalam waktu dekat adalah tepat.

Pergerakan harga emas sempat naik sebelum Presiden AS Donald Trump menekankan kembali ke Federal Reserve harus menurunkan suku bunga dan survei menunjukkan bahwa bank sentral di seluruh dunia berencana untuk meningkatkan kepemilikan cadangan.

Dalam beberapa tweet, Trump mengulangi seruannya untuk menurunkan suku bunga dan menuduh the Fed berpegang teguh pada “proses pemikiran yang salah” sehingga para pelaku pasar memperkirakan akan ada pemotongan 50 basis poin pada pertemuan kebijakan 30-31 Juli.

Meskipun Ketua Fed Jerome Powell telah berulang kali mengabaikan tuntutan Trump, mengutip independensi bank sentral dan kurangnya kebutuhan untuk menanggapi tekanan politik jangka pendek, para pelaku pasar yakin akan ada setidaknya pemotongan seperempat poin dan ada peluang 60% tarif akan menjadi 50 basis poin lebih rendah setelah pertemuan kebijakan September, menurut Investing.com’s Fed Rate Monitor Tool.

Di luar the Fed, bank-bank sentral di seluruh dunia juga telah ancang-ancang mengambil sikap yang semakin dovish berkaitan dengan kebijakan moneter.

Prospek suku bunga yang lebih rendah telah menyebar di pasar pendapatan tetap menghasilkan obligasi senilai $ 13 triliun dengan hasil negatif, meningkatkan daya tarik emas.

John Reade, kepala strategi pasar dari World Gold Council, membandingkan kinerja emas dengan imbal hasil obligasi dalam serangkaian tweet dan mengingatkan para customer-nta bahwa “nol hanyalah level, bukan lantai”.

Dalam faktor bullish lain untuk prospek, “penimbunan” emas oleh sejumlah bank sentral tampaknya akan berlanjut untuk tahun berikutnya, menurut survei yang dilakukan oleh World Gold Council dan YouGov. Saat ini langkah pemangkasan FED akan direspon dengan kenaikan harga di pasar emas. Namun kenaikan 25 bps sudah diantisipasi pasar terlebih dahulu.

Saat penulisan ini pergerakan harga emas terlihat membentuk ke dalam range menyempit di pagi hari sesi Asia setelah rabu kemarin bergerak naik signifikan.

Secara teknikal, level resistance terdekat emas terlihat berada di 1450.5. Untuk level support berada pada 1405.5.

Untuk strategi trading berdasarkan analisa teknikal hari ini, posisi BUY berada di 1429.5-1430.5 dengan target $5-$10 dan posisi SELL berada di 1420.5-1421.5 dengan target $5-$10.

Baca juga: Kalender Ekonomi

Ikuti juga pelatihan Forex Gratis: Pelatihan Forex

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp us